A Sub-Brand of Taring Naga · RTD Coffee

Fallen
Liquid

Coffee, fallen into glass

"Bukan kopi botol biasa.
Ini adalah hasil dari kesabaran 6 hari."

Fallen Liquid tidak diciptakan untuk kepraktisan semata, melainkan untuk mengabadikan sebuah kompleksitas rasa. Difermentasi secara perlahan selama 96 hingga 144 jam, setiap botol mengunci profil yang hanya bisa didapatkan melalui waktu. Tanpa pengawet, tanpa gula tambahan, dan dijaga suhunya sejak dari roastery hingga ke cangkir Anda. Patience in a bottle.

Cold Keep 0% Preservatives 144H Fermentation
I

Anaerobic
Original

Aroma prune pekat, sentuhan dark chocolate, dan finish yang membulat.

Best served between 4-8°C
II

Wine
Process

Kompleks seperti anggur. Nuansa fermented berry dan buah persik.

Best served between 4-8°C
III

Natural
Tropical

Cerah dan vibran. Dominasi mangga, passionfruit, dan floral yang elegan.

Best served between 4-8°C

How to experience the liquid

I

Solo Tasting

Nikmati dalam keadaan dingin tanpa tambahan apapun. Biarkan kopi bercerita di langit-langit mulut Anda seiring suhunya sedikit naik di gelas kaca.

  • Use a chilled wine glass
  • Pour 100ml portions
  • Sip slowly, let it breathe
II

With Food

Karakter fermentasinya yang kuat membuatnya sangat cocok bersanding dengan hidangan tertentu, menciptakan keseimbangan yang tak terduga.

  • Pair with dark chocolate (70%+)
  • Aged cheese & charcuterie
  • Citrus-based desserts
III

Cocktail Base

Jadikan Fallen Liquid sebagai pondasi berkarakter untuk eksperimen mixology. Sangat ideal berpadu dengan spirit berwarna gelap.

  • Fallen Negroni mix
  • Whiskey / Bourbon pairing
  • Tonic water & fresh rosemary

Where to find us

The Slow Sip Studio Jakarta Selatan
Noir Roastery Bandung
Oma OPA Artisan Bali